twitter


One day, I got a short message. It was a poem... I like those words..

Ada suatu tempat dimana waktu berhenti
Butiran air mata menetes membasahi tanah
Bandul jam bergerak separuh ayunan
Ia terus melangkah di jalanan berdebu
Lambat, sangat lambat
Jantungnya melemah
Nafasnya tersengal
Suhu tubuhnya meninggi
Pikirannya kosong
Hingga akhirnya dia mencapai titik kematian,saat langkahnya terhenti
Ia tersungkur, kemudian tak bergerak
Laki-laki peragu itu tak kuasa mengejarnya
Perempuan itu meninggalkannya
Sendiri dalam sepi

(short message from anonymous)



0 comments: